Skill Utama yang Wajib Dimiliki orang cerdas dalam menangani haters

- Jumat, 25 November 2022 | 02:13 WIB
 Illustrasi orang yang mendapatkan haters (Pinterest)
Illustrasi orang yang mendapatkan haters (Pinterest)

URBANJAKARTA.COM- Pada era 4.0 dimana banyak sosial media yang memberikan akses kepada orang untuk menyalurkan pendapatnya atau mengkritik terhadap apa yang mereka liat. Kritikan ini bisa positif dan negatif. Biasanya, kritikan negatif ini tidak kalah banyak daripada positif. Dan pelaku dari kritik negatif ini disebut haters.

Haters suka sekali berkata jelek, buruk, dan bahasa kebun binatang bakal di keluarin semua pada postingan orang yang tidak dia suka. Tapi, orang yang dikritik malah melawan haters bahkan melaporkannya ke pihak berwajib bahkan sampai dia jera melakukan apa yang dia lakukan.

Berbeda dengan orang cerdas. Tentu saja, akan terlihat mana yang cerdas dan tidak. Skill yang wajib dimiliki orang cerdas adalah sabar. Ini adalah skill yang paling penting.

Baca Juga: Ampuh! 3 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Mengapa?

Semua orang bodoh bisa mengkritik, mencerca dan mengeluh dan hampir semua orang bodoh melakukannya. Namun perlu karakter dan kemampuan dalam mengkontrol diri untuk mengerti dan memberi maaf.

Orang cerdas tidak perlu membalas dan menjawab haters. Teruntuk haters, anda kenal seseorang yang anda ingin agar berubah dan memperbaiki sikapnya? Bagus! Hal itu boleh saja. Saya setuju dengan itu. Tapi mengapa tidak mulai dengan diri anda sendiri? Dipandang dari sudut diri sendiri, hal itu jauh lebih menguntungkan daripada berusaha memperbaiki orang lain, dan jauh lebih tidak berbahaya “jangan mengeluh tentang sampah di depan rumah tetangga”, apabila lantai rumah anda sendiri tidak bersih.”

Jadi, seperti yang saya sudah katakan, orang cerdas yang mampu mengkontrol dirinya maka haters pun akan sadar dan belajar dari kritik pedas yang di posting dalam kolom komentar selalu berakhir sia-sia. Mari kita sadari bahwa kritik itu seperti merpati pos. Mereka selalu kembali pulang. Haters itu merupakan orang yang tidak mengkritik dirinya sendiri sama sekali, tidak peduli betapa salahnya apa yang sudah dilakukannya. Seperti yang dikatakan Dr. Johnson dalam buku yang ditulis oleh Dale Carnegie: “ Tuhan sendiri tidak menghakimi orang hingga tiba pada akhir hari-harinya.”

Baca Juga: Kamu Harus Tahu ini! 4 Manfaat Berolahraga dan Kebugaran Untuk Tubuh Kamu

Halaman:

Editor: Liony A.D

Sumber: Buku karya Dale Carnegie

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Tanda Kalau Si Dia Juga Suka Sama Kamu

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:35 WIB

Resep Mie Ayam Rumahan Sederhana Ala Bintang 5

Sabtu, 3 Desember 2022 | 00:44 WIB
X