Penyebaran Covid-19 Masih Berlanjut, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Vaksinasi Booster Covid-19

- Jumat, 25 November 2022 | 07:52 WIB
Presiden Jokowi ajak masyarakat vaksinasi booster Covid-19 (setneg.go.id)
Presiden Jokowi ajak masyarakat vaksinasi booster Covid-19 (setneg.go.id)

URBAN JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap serta dengan menambah dosis tambahan (booster) untuk menghentikan rantai penularan Covid-19.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, ajakan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo setelah beliau melakukan vaksinasi Covid-19 booster kedua yang dilakukan di halaman Istana Kepresidenan Bogor pada hari Kamis tanggal 24 November 2022.

"Pada pagi hari ini, saya tadi baru saja di vaksin booster atau vaksin penguat, dan ini saya ajak seluruh masyarakat terutama tenaga kesehatan, terutama lansia, dan juga orang orang yang interaksinya tinggi antar masyarakat," kata Presiden Joko Widodo dalam pidatonya.

Baca Juga: Resep Egg Chicken Roll Ala Restoran Khas Jepang Hokben, Kriuk Di Luar Lembut Di Dalam

Menurut Presiden Joko Widodo, saat ini Indonesia telah berhasil menyuntikkan 205 juta dosis vaksin pertama, 172 juta dosis vaksin kedua, 66 juta dosis vaksin booster pertama dan 730 ribu dosis vaksin booster kedua sejak awal mula penyebaran virus Covid-19 di tahun 2020.

Presiden Joko Widodo juga menegaskan betapa pentingnya booster">vaksinasi booster untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah penyebaran Covid-19.

"Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus rantai penularan Covid-19 dari orang ke orang, ini yang paling penting," kata Presiden Joko Widodo dalam pidatonya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Smart TV 24 Inch Terbaik 2022 Beserta Dengan Harganya

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangannya menyebut bahwa 84% dari kasus Covid-19 yang meninggal dunia belum mendapatkan booster">vaksinasi booster. Selain itu juga sebanyak 74% dari kasus Covid-19 yang mendapat perawatan di rumah sakit dengan gejala sedang dan berat juga belum mendapat booster">vaksinasi booster.

"Jadi buat teman teman, buat masyarakat tolong diingatkan agar cepat cepat di booster. Baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang sudah di booster, cepat di booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan lansia diatas 60 tahun juga segera lakukan booster yang kedua," kata Menteri Kesehatan Budi Gunaidi Sadikin.

Halaman:

Editor: Alfian UJ

Sumber: setneg.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Keunggulan Kuliah di Universitas STAN, Mari Simak!

Jumat, 2 Desember 2022 | 08:26 WIB
X